|
Tuesday, 07 September 2010 |
|
Sukoharjo Sopir serep itu merenggut nyawa tiga korban  Foto: Sutarmin-pu SUKOHARJO - Mendung menggelayut di Kampung Sarean, Jatinggarang, Weru, Sukoharjo, Selasa (7/9) pagi tadi, saat pemakaman tiga korban tabrakan maut dimakamkan di TPU setempat. Ketiga korban tersebut masing-masing sopir Suzuki Carry, Busar (29), Sunarmi (60), dan Wulan Romadon (15). Sementara itu satu korban lagi, pengendara motor Megapro, Edi, dimakamkan di Gunung Kidul, DI Yogyakarta. Sedangkan sopir minibus Wahyu Putra AD 1593 AB, Handoko, warga Platar Puron Buru yang menjadi pemicu tewasnya empat orang tersebut hingga pagi tadi masih terus menjalani pemeriksaan aparat Polres Karanganyar. |
|
Baca selengkapnya...
|
|
Tuesday, 07 September 2010 |
|
Sepeda motor kuasai Pantura  Foto: Castro-pu TEGAL - Memasuki H-3 Lebaran, Selasa (7/9) pagi tadi, lonjakan arus mudik mulai terasa, dan diperkirakan akan memuncak malam nanti hingga besok. Ratusan pemudik yang mengendarai sepeda motor menguasai jalur pantai utara (Pantura). Selain itu, pemudik yang menggunakan mobil pribadi mulai tampak memadati jalan. Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Pemkot Tegal Khaerul Huda mengatakan, jumlah kendaraan pribadi terutama sepeda motor dan mobil pribadi terus meningkat. |
|
Baca selengkapnya...
|
|
Tuesday, 07 September 2010 |
|
Ada korban Yulianto yang dibakar SUKOHARJO - Kapolda Jateng Irjen Pol Edward Aritonang menjenguk tersangka jagal asal Kartasura Yulianto (37), di tahanan Mapolres Sukoharjo, kemarin. Ketika berbincang dengan tersangka, Kapolda sempat terkejut karena tersangka mengaku pernah membakar salah seorang korban. Kepada Kapolda tersangka mengaku, salah seorang korban yaitu Sugiyo setelah dibunuh sempat dibakar. Hal itu dilakukan, untuk menghilangkan jejak. Namun, modus yang dilakukan seperti korban lain, sebelum dihabisi terlebih dulu diberi racun yang terbuat dari kecubung. |
|
Baca selengkapnya...
|
|
Tuesday, 07 September 2010 |
|
Angkot dan ’bus tuyul’ dilarang lewat pantura  Foto: Hadi Waluyo KAJEN - Memasuki H-4 kemarin, angkot dan ’bus tuyul’ (bus mini) dilarang melintas di jalur pantura Kabupaten Pekalongan. Rute angkot dan ’bus tuyul’ dialihkan melalui belakang Pasar Wiradesa. Aktivitas angkot dan ’bus tuyul’ yang suka ngetem menunggu penumpang, menurunkan dan menaikkan penumpang seenaknya, bisa menjadi penyebab kemacetan di jalur pantura. Sementara untuk becak dan dokar, sudah dilarang melintas di jalur pantura, dan dialihkan ke Jalan Yos Sudarso sejak H-7. |
|
Baca selengkapnya...
|
|
Tuesday, 07 September 2010 |
|
 Foto: Probo Wirasto JLS tak siap tampung pemudik
PEMALANG - Jalan lingkar selatan (JLS) Pemalang, dipastikan tidak siap menampung para pemudik, baik saat arus mudik maupun balik. Hal ini disebabkan kondisi jalan, sebagian rusak parah dan hanya ditambal menggunakan batu, tanpa diaspal. ’’Menurut saya, jalan lingkar selatan tidak siap menampung para pemudik, khususnya pada saat arus balik. Meskipun saat ini penambalan masih terus dilakukan, tetapi dalam beberapa hari ke depan dipastikan tidak ada lagi pekerja yang bekerja,’’ tandas Kepala Dishubkominfo Pemalang, Drs Budhi Rahardjo MM. |
|
Baca selengkapnya...
|
|
Saturday, 04 September 2010 |
|
Puluhan ribu mercon disita  Foto: Janti Artati-bg PEKALONGAN - Puluhan ribu mercon berbagai jenis dan berbagai ukuran disita petugas Polsekta Pekalongan timur dalam razia operasi ketupat candi, di rumah tersangka Fahturochman (35) warga Landungsari, Kota Pekalongan, kemarin. Guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, petugas merendam mercon sitaan senilai jutaan rupiah itu dalam bak dan ember. |
|
Baca selengkapnya...
|
|