|
Pengguna narkoba capai 2.500 orang KALIBANTENG - Peredaran narkoba di wilayah kota Semarang tahun 2009 sangat menghawatirkan. Dari laporan yang masuk di Badan Narkotika Kota (BNK) Kota Semarang, diketahui pada semester pertama tahn 2009, terdapat lebih dari 2.500 pengguna narkoba.
Sekretaris BNK Kota Semarang Moch Sudirman mengungkapkan, dari kisaran angka 2.500 pengguna narkoba, pengguna narkoba terbanyak ditempati kisaran usia remaja yakni 17 tahun. "Kita ketahuan dari data yang masuk di panti rehabilitasi pengguna narkotika di kota Semarang sangat tinggi," jelas dia. Pengguna karkoba, tambah dia, tidak saja mengancam kalangan mahasiswa atau pelajar, namun juga meliputi penganguran yang drop uot dari sekolah. "Satu kegiatan yang kita lakukan dengan pengerahan satuan tugas Gakkum (penegak hukum) untuk terus mempersempit ruang gerak narkotika, " jelasnya. Langkah antisipasi dan perlawanan peredaran barang haram narkotika, imbuhnya terus dikumandangkan BNK Kota Semarang. Setelah sebelumnya mengosek kawasan bandara A Yani dengan memeriksa sebagian besar calon penumpang, kembali tim gabungan dari BNK dan Satsarkoba Polwiltabes Semarang, melakukan razia terhadap seluruh barang bawaan penumpang asal Surabaya yang naik Sriwijaya Air dan penumpang asal Jakarta dengan pesawat Garuda. Pemeriksaan barang, dilakukan dengan memanfaatkan fasilitas x trai, milik Bea Cukai Bandara Internasional A Yani. "Operasi, sebagai salah satu syok terapi bagi para pengedar untuk berpikir ulang saat akan membawa narkoba ke Semarang," jelasnya. Dengan syok terapi yang dilakukan, imbuh dia, dharapkan dapat menjadi salah satu langkah untuk meminimalisasi peredaran narkoba di Semarang. Lek-Yn |