Halaman Utama arrow Pesisir Barat arrow Pekalongan endemis penyakit kaki gajah
Cari Arsip Berita
Menu Wawasan
Halaman Utama
Nasional
Olah Raga
Internasional
Ilmu Pengetahuan
Semarangan
Demak-Grobogan
Kendal
Salatiga
Ungaran-Ambarawa
Magelangan
Kedu Yogya
Radius Solo
Banyumasan
Pesisir Timur
Pesisir Barat
Gebyar
OPINI
Pekalongan endemis penyakit kaki gajah
Wednesday, 12 August 2009

Ratusan warga diambil sample darahnya
Pekalongan endemis penyakit kaki gajah

PEKALONGAN - Beberapa kelurahan di wilayah Kota Pekalongan kini setiap malam diambil sample darahnya oleh tim Dinkes setempat guna mendeteksi dini penyakit kaki gajah, menyusul diketemukan lima daerah endemis penyakit tersebut.

Dari sekitar 500 orang yang diambil darahnya,  biasanya diketemukan satu persen di antaranya positif terkena kaki gajah sekitar lima orang, meski tidak dengan menunjukkan pembengkakan pada kaki. Sejauh ini, baru Kelurahan Klego dan Sugihwaras yang diambil sampel darahnya. Kegiatan itu akan berlanjut ke wilayah yang berbatasan dengan daerah tetangga seperti Kraton lor, Banyuurip Ageng, Panjang wetan, serta Panjang baru.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekalongan, dr Dwi Herry Wibawa MKes kemarin mngungkapkan, lima kelurahan endemis yakni Pabean, Pasir sari, Tegalredjo, Bumiredjo serta Bandengan. Di wilayah tersebut selama lima tahun berturut-turut diketemukan warga yang terserang penyakit gajah. Terhadap wilayah tersebut,  dilakukan  pengobatan massal  bagi seluruh warga, yaitu yang berusia kurang dari dua tahun dan lebih dari 55 tahun, dengan pemberian obat setahun satu kali dengan jenis obat Diethyl Carbamazine Citrate (DEC), Albendazole, paracet, dan Vitamin B6.

”Sejak tahun 2006, hal itu telah dilakukan. Pengobatan diberikan secara gratis,” kata dia.

Vektor nyamuk
Menurutnya, penyakit kaki gajah disebabkan oleh cacing valariasis yang dibawa oleh gigitan nyamuk. Jika cacing ini masuk ke tubuh manusia menyebabkan kaki sampai paha membengkak, dan apabila dibiarkan maka bagian tubuh akan mengeras sehingga sulit disembuhkan.

Untuk melakukan  pencegahan penyakit kaki gajah, menurut dokter Herry, harus menjaga lingkungan agar bersih, karena berkembangnya nyamuk pembawa virus kakai gajah senanag berada di tempat kumuh seperti rawa dan genangan air yang kotor. Di samping menggunakan kelambu sewaktu tidur dan menutup ventilasi rumah dengan kawat kasa nyamuk serta menggunakan obat nyamuk, atau mengolesi kulit dengan obat anti nyamuk. K.28-Tj

 
© 2010 WawasanDigital
IT Koran Sore Wawasan