Halaman Utama arrow Salatiga arrow Menyusul dirobohkannya eks Kodim Pemilik bangunan kuna menyayangkan
Cari Arsip Berita
Menu Wawasan
Halaman Utama
Nasional
Olah Raga
Internasional
Ilmu Pengetahuan
Semarangan
Demak-Grobogan
Kendal
Salatiga
Ungaran-Ambarawa
Magelangan
Kedu Yogya
Radius Solo
Banyumasan
Pesisir Timur
Pesisir Barat
Gebyar
OPINI
Menyusul dirobohkannya eks Kodim Pemilik bangunan kuna menyayangkan
Friday, 15 January 2010

Menyusul dirobohkannya eks Kodim Pemilik bangunan kuna menyayangkan

SALATIGA-Menyusul dirobohkannya beberapa bagian bangunan eks Kodim 073 Makutarama, Salatiga di Jalan Diponegoro Salatiga, mendapat respon dari pemilik bangunan kuna lainnya di Salatiga.Heru, pemilik "Depot 38", tepat di sebelah bangunan eks Kodim, yang juga pemilik bangunan Belanda mirip sebuah limas bekas Pengadilan Militer bercat putih dengan arsitektur khas Belanda mengaku, sangat menyayangkan jika sampai eks Kodim tinggal puing-puing. Pasalnya, eks Kodim dan bangunan tua miliknya, yang ia beli dari seorang anggota TNI Kolonel Sitorus, tahun 2005, memiliki sejarah.

Urung direhab
"Kalau dilihat dari buku sejarah tentang Salatiga, ada bangunan 36, 38 dan 40 itulah bangunan eks Kodim, punya saya saat ini dan satu lagi sebelah saya (Bangunan saat ini didirikan sebagai Bank Mandiri) itu memiliki sejarah hampir sama," ungkap Heru.

Ia pribadi saat membeli tanah beserta bangunannya seluas 2.600 meter2, dengan bangunan asli seluas 600 meter2, telah mengantongi izin membongkar bangunan Belanda tersebut.

"Tapi saya urung melakukannya, karena sayang ini banyak sejarahnya. Jadi saya rawat saja," terangnya, ditemui di tempat usahanya, kemarin.

Masih terkait hendak dirobohkannya eks kodim, ternyata membuat Heru mengalami persoalan. Pasalnya, tembok pembatas di sisi timur banguan eks Kodim bersebelahan dengan bangunan tua miliknya, juga akan dirobohkan.Hal ini berujung pada, tidak adanya penutup atau pengaman bagi bangunan milik Heru.

Namun, Heru menyebutkan, ia akan mengupayakan berbicara dengan pemilik atau pemborong eks Kodim. Heru yang kelahiran Semarang tahun 40-an, sempat mengetahui betul bangunan tua di Salatiga. Seperti Hotel Kaloka.Di mana, Hotel Kaloka memiliki sejarah sama dengan Hotel Garuda Jakarta. Namun, kini Hotel Kaloka jadi lapangan.

Sementara dari pantauan Wawasan, satu persatu bangunan inti eks Kodim mulai dirobohkan. Meski ditutupi seng, di dalamnya terdapat kegiatan hingga sore hari. Padahal, DPRD Salatiga melakui Komisi I dan II nya, belum menyetujui atas pembongkaran tersebut. rna/Jon

 
© 2010 WawasanDigital
IT Koran Sore Wawasan