|
Wednesday, 26 September 2007 |
|
Dialihkan ke masjid TEMBALANG - Bingung dan penasaran. Itulah yang tampak dari wajah sekitar 120 siswa Sekolah Islam Terpadu Alam Ar Ridho, Bukit Kencana Jaya, tembalang. Selain tidak bisa mengikuti pelajaran di dalam ruang kelas, ratusan siswa yang baru mengetahui jika kelas mereka terbakar, hanya bisa menonton puing-puing sekolah kelas yang masih tersisa.
Bahkan, sebagian siswa tampak hanya bermain-main ayunan dan panjat di sekitar puing-puing sisa kebakaran. Asap tampak masih mengepul di beberapa titik sisa-sisa kebakaran.
’’Lho kelas kita kok kebakaran. Akuairumnya kok pecah juga, terus ikannya ke mana. Tapi ini ada gambar yang tidak terbakar, ’’ ujar salah satu siswa ketika menyaksikan ruang kelas mereka yang terbakar. Sementara itu, para guru dan pengurus yayasan hingga pagi tadi masih melakukan rapat koordinasi terkait tindak lanjut pembelanjaran paskakebakaran.
Menurut Agung Budi Margono ST salah pengurus yayasan mengungkapkan untuk sementara waktu siswa akan mendapat pelajaran di Masjid Ar Ridho yang berada di dekat sekolah. ’’Untuk sementara, tempat pembelajaran kami alihkan di Masjir Ar Ridho yang ada di sebelah lokasi kebakaran. Itu, kami akan merapatkan terlebih dahulu dengan pengurus yang lainya,’’ jelas Agung yang juga anggota Komisi C DPRD Kota Semarang tersebut.
Sebagian lagi, imbuh Agung, siswa akan menjalani pembelajaran di sebagian ruang kelas yang tidak ikut terbakar. Sementara itu, jajaran Reskrim Polres Semarang Selatan tampak sudah memasang garis polisi (police line) untuk mengamankan lokasi kejadian. lek-Yn |