|
Kalau tak sesuai hati kenapa dipaksain . . .  Foto : Zainal TIDAK setiap artis langsung mengatakan bersedia ketika tawaran main sinetron terus berdatangan. Ternyata ada beberapa artis yang harus banyak menimbang, bahkan menolak, ketika tawaran main itu terus datang. Bukan karena dia sudah kebanjiran job, tetapi lebih karena dia memang cukup selektif untuk menerima sebuah tawaran. Salah satu artis yang cukup selektif dalam menerima tawaran adalah artis pendatang baru, Herfiza Novianti. Gadis ayu kelahiran Sukabumi 21 November 1985 ini mengaku sangat selektif dalam menerima tawaran peran dikarenakan berbagai hal. Pertama, dia mencari peran-peran yang cocok dan memungkinkan dia bisa tampil maksimal. Kedua, peran-peran yang ditolaknya itu kebanyakan tidak sesuai dengan hati atau tidak diizinkan oleh keluarga.
”Kalau kira-kira tak bisa main maksimal ngapain harus dipaksain. Mendingan cari peran yang cocok-cocok saja deh; cocok dengan kata hati dan cocok dengan pandangan keluarga. Aku percaya, kalau memang sudah rezeki, larinya juga gak akan kemana. Yang paling penting itu, semua berjalan baik-baik saja,” tutur Herfiza.
Beberapa peran yang menurut Herfiza tak sesuai dengan kata hati adalah peran-peran negatif seperti menjadi perempuan nakal, PSK atau menjadi gadis ugal-ugalan. Selain tidak sesuai dengan hati, untuk peran-peran seperti ini, Herfiza juga tidak bakalan mendapat dukungan dari keluarga. Padahal, dukungan keluarga adalah salah satu syarat bagi Herfiza untuk menyetujui sebuah tawaran.
”Kalau hanya berorientasi materi, sampai kapanpun gak ada habisnya. Sudah dapat banyak, masih juga terasa kurang. Materi itu bukan yang utama, yang paling penting itu aku merasa nyaman dan senang, syukur-syukur kalau bisa menghasilkan uang yang banyak,” tutur anak ketiga dari enam bersaudara ini sembari tertawa. Peduli Sementara itu mengenai perannya dalam sineteron ”Kiamat Sudah Dekat 3”, Herfiza mengaku senang dengan peran tomboy. Meski mengaku susah untuk beradaptasi dengan peran tersebut, peran tomboy yang dilekatkan pada dirinya tersebut, ternyata dianggapnya sebagai tantangan yang harus bisa dia taklukkan.
”Aku memang susah kalau harus tampil sebagai gadis tomboy. Tapi setelah ngejalanin, perannya ternyata menarik. Gadis tomboy yang aku peranin ternyata gak tomboy yang negatif, tapi tomboy yang bertanggung jawab, peduli lingkungan, peduli agama, dan punya jiwa sosial tinggi. Menarik sekali bukan?” tutur Herfiza. Zainal Arifin ZA/mc |